FENOMENA…

February 3, 2009

Gua Jatijajar

Filed under: Pariwisata

Gua Jatijajar adalah gua alam kapur yang sangat tua, terletak di desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kabupaten Dati II Kebumen.
Gua ini terbentuk dari batu kapur dan ditemukan oleh Djajamenawi, seorang petani yang memiliki tanah di atas gua tersebut pada 1802. Ia terjatuh ke suatu lubang, ternyata lubang itu adalah lubang ventilasi dari langit-langit gua tersebut. Lubang ini mempunyai garis tengah 4 meter dan tinggi lubang 24 meter.

Di dalam Gua Jatijajar banyak terdapat stalagmit dan juga pilar atau tiang kapur, yaitu pertemuan antara stalaktit dengan stalagmit. Kesemuanya ini terbentuk dari endapan tetesan air hujan yang sudah bereaksi dengan batu-batu kapur yang ditembusnya. Sistem perguaan berkembang pada lapisan batu gamping yang berumur miosen tengah. Di dalam gua dapat dijumpai fosil-fosil seperti Lepidocyclina sumatrensis Brady, L. elegans Tan dan Cycloclypeus annulatus Martin. Fosil-fosil tersebut menunjukkan umur batuan, juga sekaligus mencirikan lingkungan asalnya, yaitu laut dangkal yang mempunyai kedalaman 60 meter.

Karena sifat bumi yang dinamis, laut dangkal tersebut terangkat sampai ketinggian sekarang. Gejala endokarst Gua Jatijajar dapat dilihat dengan adanya pembentukan kanopi yang menunjukkan adanya sungai bawah tanah yang pernah aktif. Proses pengangkatan menyebabkan sungai menjadi kering. Karena air mencari permukaan yang lebih rendah, maka sungai bawah tanah yang aktif dapat dijumpai hingga kini, seperti Sendang, Puserbumi, Jombor, Mawar, dan Kantil. Mengingat batu-batuan di Gua Jatijajar sudah sangat tua, maka di muka gua dibangun patung binatang purba dinosaurus sebagai symbol kepurbukalaan. Dari mulut patung itu keluar air dari Sendang Mawar yang sepanjang tahun tidak pernah kering.

Gua Jatijajar mempunyai panjang dari pintu masuk ke pintu keluar sepanjang 250 meter. Lebar rata-rata 15 meter, dan tinggi rata-rata 12 meter, sedangkan ketebalan langit-langit rata-rata 10 meter, dan ketinggian dari permukaan laut 50 meter.
Pada 1975 Gua Jatijajar mulai dibangun dan dikembangkan menjadi obyek wisata. Kini di dalam gua, selain diorama juga sudah terpasang lampu listrik sebagai penerangan, dan undak-undakan beton untuk memudahkan para wisatawan masuk ke dalam Gua.
Hingga kini Gua Jatijajar masih menjadi primadona. Obyek wisata itu terletak 21 km sebelah barat daya Kecamatan Gombong Kebumen. Kawasan obyek wisata Gua Jatijajar meliputi Gua Dempok, Gua Titikan, Gua Intan, dan Gua Jatijajar seluas 5,5 ha.
Obyek wisata ini dilengkapi dengan fasilitas MCK, taman parkir, kios souvenir, dan warung makan serta musola.

Disarikan dari tulisan Teguh Laksana, Pikiran Rakyat, edisi 18 Oktober 2008.

7 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://poponsaadah.blogsome.com/2009/02/03/gua-jatijajar/trackback/

  1. Tempat yang bagus untuk dikunjungi, sayang waktu kesana nggak tahu ada tempat seperti ini. yah mungkin memang waktu melalui jogya hanya sebagai transit aja karena tujuan nya bali. mungkin di lain waktu bisa mengunjungi tempat ini, bila Tuhan mengijinkan. terima kasih info nya sangat bermanfaat…..

    Comment by urang OZI — February 3, 2009 @ 4:33 am

  2. Saya berharap anda bisa mengunjunginya suatu saat. Bila sempat, kabari saya…

    Comment by poponsaadah — February 3, 2009 @ 8:17 am

  3. aduh kabita tehhh, liat suasana kaya gitu…bisa buat ngilangin Homsik…
    Nature banget deh….
    Sayang belum dapet tugas ke Jogja lagi euy

    Comment by Aang Zaeni miftah — February 12, 2009 @ 5:35 am

  4. Hayu atuh urang botram di Jatijajar sambil bermejeng ria…

    Comment by pop — February 12, 2009 @ 5:59 am

  5. Lihat foto pak Budi kok bagus dari belakang …..wha ha ha …sorry bercanda

    Comment by Nia Anita Tea — February 12, 2009 @ 6:23 am

  6. Iya. Pengumuman: Pria yang berbaju kuning yang membelakangi kamera pada poto di atas itu adalah Pak Budi Utomo, guru Matematika di SMPN 4 Cimahi. Sayang ya dia tidak menghadap kamera…

    Comment by poponsaadah — February 13, 2009 @ 1:57 am

  7. goa jatijajar indah kata orang yg pernah berkunjung kesana , tp knp aku bosen klo maen kesana……
    apakah karena dari kecil aku sering maen kesana,salam aja dari cah jatijajar makasih mau berkunjung ketempat kami

    Comment by gianto — May 28, 2009 @ 8:48 pm

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer