FENOMENA…

November 29, 2008

Komentar Miring? Delet saja!

Filed under: Opini Pribadi

Oleh Popon Saadah

Sejak seorang calon blogger memutuskan untuk memiliki sebuah blog, sejak itu pulalah dia harus bersedia menerima segala konsekwensi dari kegiatannya blogging di internet. Salah satu konsekwensi yang mau tidak mau harus dia telan adalah komentar kasar dari seseorang yang masuk pada kolom komentar di blog-nya. Jangan pernah menyangka setiap komentar yang akan masuk pada blog kita hanya komentar-komentar yang baik-baik dan menggunakan bahasa sanjungan, pujian, atau rayuan saja. Kita harus siap pula membaca komentar-komentar busuk, tak senonoh, bahkan yang bernada teror pada blog kita.
Tentu saja awalnya kita memang tak pernah menyangka serta heran, kenapa sampai bisa muncul komentar-komentar miring dan buruk di blog kita? Bila kita menggunakan akal sehat dan berusaha berpikir jernih, munculnya komentar yang berpotensi menyinggung serta menyakiti perasaan pemilik blog itu bisa disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya:
1, Rasa sakit hati dan dendamnya seseorang pada pemilik blog, sehingga pelampiasannya berupa komentar-komentar tak sedap dibaca. Yang demikian biasa disebut rasa sentimen seseorang;
2. Bisa jadi dia hanya ingin menguji sampai di mana kesabaran kita dalam menghadapi hal-hal seperti itu;
3. Bisa pula si komentator hanya iseng, tidak lebih. Iseng ingin mengganggu ketenangan hati pemilik blog. Jangan salah, isengnya seorang manusia terkadang sangat berlebihan;
4. Atau dia iri (cemburu) pada sesuatu yang ada pada diri kita dan sesuatu itu tak pernah dimilikinya;
5. Mungkin pula si komentator punya penyakit kejiwaan yang sudah sampai pada stadium tertentu. Bila sedang kambuh penyakitnya, tangannya akan mengetik kata-kata yang berwujud komentar buruk pada blog orang lain tanpa rasa bersalah. (more…)

November 11, 2008

Menyesal

Filed under: Melirik Tembang

By: Resa Herlambang

Semula ku tak yakin
kau lakukan ini padaku
meski di hati merasa
kau berubah saat kau mengenal dia

Bila cinta tak lagi untukku
bila hati tak lagi padaku
mengapa harus dia yang merebut dirimu

Bila aku tak baik untukmu
bila dia bahagia dirimu
aku kan pergi
meski hati tak akan rela

Terkadang ku menyesal
mengapa ku kenalkan dia padamu

November 3, 2008

Saya yang Berubah

Filed under: Curhat

Rutinitas keseharianku jadi berbeda, ketika pada suatu hari, Senin 13 Oktober 2008 saya memutuskan menjadi biker untuk jarak tempuh 12 km sekali jalan, antara rumah yang terletak di Cimahi Utara dan sekolah di Cimahi Selatan. Mulai saat itu saya tidak lagi menjadi penumpang setia mobil suami. Dan memang saya harus mandiri bila hendak bepergian, tidak bergantung padanya lagi, hingga tidak saling menunggu yang berarti saling menghambat untuk segera pergi ke tempat kerja.
Tapi dengan keputusan itu pola dan gaya hidupku sehari-hari banyak yang berubah. Perubahan yang signifikan terjadi pada acara rutinku di siang hari, pada saat saya selesai mengajar. Dulu, sebelum jadi biker, ketika selesai mengerjakan tugas pokok, banyak kegiatan tambahan (bukan tugas utama) yang saya kerjakan di luar rumah, terutama yang berhubungan dengan internet. Selesai solat duhur, sebagai seorang cybermania saya blogging dulu sambil browsing dan chatting. Bila jaringan internet di sekolah ada gangguan atau komputer-komputer di ruang guru sedang asyik digunakan teman-teman, saya pergi ke warnet. Di tempat ini biasanya saya menghabiskan waktu kurang lebih 2-3 jam. Pulang dari warnet singgah dulu ke warung nasi, biar tidak usah repot-repot masak bila telah sampai di rumah, sebab di hari menjelang sore itu sangat terasa badan ini sudah begitu lelah. (more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer