FENOMENA…

November 10, 2006

Menajamkan Akal dengan Menulis, Kenapa Tidak?

Filed under: Opini Pribadi

pencils

Oleh Popon Saadah

Manusia adalah makhluk yang kaya, sebab memiliki sesuatu yang sangat berharga yang tidak dimiliki oleh mahluk lain. Sesuatu yang berharga itu bernama akal. Dengan akalnya manusia dapat mencapai derajat paling mulia, sehingga ia layak dan mampu menjadi khalifah di muka bumi. Dengan akalnya pula manusia bisa survive, mempertahankan “spesiesnya” dengan beranak pinak, serta terus menerus melakukan pengembaraan di dunia sampai tiba saatnya memasuki gerbang kepastian: kematian.
Sangatlah disayangkan apabila akal kita, benda abstrak yang tak terhingga nilainya itu, yang terletak di bagian paling atas tubuh kita ini terabaikan, tidak digunakan untuk berpikir, serta tidak dimanfaatkan untuk kemaslahatan kita selama hidup di alam fana. Mengabaikan fungsi akal sama dengan menyia-nyiakan anugerah Allah. Meremehkan keberadaan akal tak ada bedanya dengan menyia-nyiakan sebuah keistimewaan.
Akal bersemayam di dalam otak. Dan diketahui bahwa otak adalah sebuah organ tubuh manusia yang mempunyai kemampuan kapasitas visual, audio, matematis, analitis, dan psikis yang mengagumkan. Dengan demikian otak diibaratkan mega komputer dalam kepala. Namun, sehebat apa pun keberadaan otak dan fungsi akal manusia, bila tidak digunakan secara optimal, bak pisau yang jarang digunakan dan lebih sering disimpan, sudah pasti akan tumpul bahkan mungkin berkarat. Jika akal kita sudah seperti pisau karatan keadaannya, tak ada hal yang istimewa lagi dalam diri kita. Oleh karena itu otak perlu diasah dan dilatih demi kecemerlangan akal. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk menajamkannya. Tergantung kepada jenis intelegensia yang dimiliki oleh masing-masing individu. Untuk orang yang mempunyai intelegensia linguistik, metode menajamkan pikirannya bisa dengan cara menulis kreatif. (more…)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer